This Day..

Oke, guys! Gue kangen ama lo pada sekarang ini. Itu karena blog gue yang berdebu gak pernah disapu penuh paku dan palu isinya tikus melulu. Hmm, hari ini gue mau cerita tentang pelajaran tambahan pagi ini…

 

 

 

BIOLOGI (Jam Tambahan)

Hihi, gue bahagia banget! Tau? GUE GAK TELAT! Gue pantes dapet penghargaan nobel untuk itu. 

Materi pagi ini adalah nyolong pakean dalem –” Ya kagak lah, lu kira gue psikopat? Hari ini, gue harus serta merta me-tega-kan hati gue dan mengikhlaskan mata gue untuk mengintip bagian dalam daun. Oh tidaaaaak!! Dosa apa yang telah kuperbuat?! Gue berbuat zina!!! GUE MENDZALIMI JENIS GUE SENDIRI? Oh mai got, please jemur gue sekarang!!!

Pokoknya, selama satu jaam gue terus mengamati bagian-bagian daun yang aduhaay gatau gue harus bilang apa. Pokoknya nyessss banget kalo ditimpuk pake es batu. Dan gue baru tahu, bahwa bahasa inggris dari Struktur Luar bukan Out Structure, tapi Morfologi –” Coba lu pikir deh. Struktur kan Structure, Luar kan Out. Sedangkan dua kata itu gak ada sangkut pautnya dengan Mor Fo Lo Gi! (lo bego amat, dir)

Yang kedua(emang mana yang pertama?), gue mempelajari Strukrur dalam alias Anatomi. Nih kan, lagi-lagi ngaco! Harusnya kan In Structure, bukan AnaTomi! Ana Dira, bukan TOMI (tanpa merendahkan intelejensa, dalam Bahasa Arab Ana = aku)

Gue gambar lapisan epdermis, lapisan palisade yang bentuknya kaya rumbai-rumbai gitu, jaringan bunga karang yang bentuknya JAUH dari kata bunga, jaringan episermis bawah, berkas pengangkut yang kalo gambarnya lebih direalisasikan dikit bakal mirip pokeball, stomata, dan nambahin tulisan mesofil yang nyempil di pinggir tengah gambar. Jadilah gambar anadira(?) daun yang sungguh menggoda iman itu.

Selanjutnya, gue belajar tentang batang. Yeah, dan lagi-lagi ketemu ama Morfologi dan anadira(STOP ENOUGH).. maksud gue Anatomi yang bener-bener rumit itu. Struktur morfologi dibagi jadi dua, yaitu yang berkayu dan tidak berkayu. Ciri-cirinya kalo yang berkayu itu….KERAS. Ya iyalah, Jokowi aja tau ._.! Terus, berkayu (gue harap lu gak kena serangan epilepsi akut), setelah itu memiliki lentisel < yang ini gue gak berani protes. Setelah itu, ciri-ciri yang batang tak berkayu, lidah tak bertulang. Yang pertama…TIDAK BERKAYU –” (Will you shut the hell up?) abis itu, lapisan epidermisnya tipis. Kata sesepuh gue yang lagi di depan, banyak sumber yang mengatakan batag jenis ini gak punya epidermis karena saking tipisnya. Sbegitukah? Omegot!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s